seorang gadis datang kepadaku dan bertanya:
G: adakah kau sangat mencintai seseorang hingga rela berkorban apapun?
A: tentu ada, bahkan sudah sangat lama aku sangat mencintainya.
G : apakah dia cantik?
A: seperti bidadari.
G: pasti dia pacarmu kan?
A: menurutmu?
G: menurutku, pasti kekasihmu.
A: kalau bukan?
G: berarti kau tidak mencintainya
A: aku cinta pada kekasihku.
A: berarti kau selingkuh!, dasar laki-laki!
A: jika ingin menuduh jangan bertanya.
G: jadi siapa?
A: IBUKU!, SEBELUM AKU MENIKAH BAHKAN SESUDAH MENIKAHPUN AKU SANGAT MENCINTAI IBUKU, JIKA KELAK SEORANG GADIS MENERIMAKU SEBAGAI IMAMNYA, SALAH SYARAT YANG WAJIB IA PENUHI ADALAH JUGA MENCINTAI IBUKU, JIKA TIDAK, AKU TAK AKAN MENERIMANYA WALAUPUN AKU MENCINTAI GADIS TSB.
ku harap, kalau ada seorang lelaki yang bertanya sepura sebelum kau meniikah, lebih baik kau jawab "pria hebat dan genteng itu buka kau, tapi ayahku!"
G: tapi ayah jarang bertanya hal keadaanku, ibu yang setiap hari menelpon aku.
A: kau tahu, saat kau curhat pada ibumu, ayah sangat setia mendengar percakapanmu dengan ibu, wajahnya mungkin tampak biasa saja, tapi apakah kau tahu bagaimana resah hatinya terhadapmu. Rasulullah bersabda: "ceritakanlah masalahmu pada ibumu, ibumu, ibumu lalu ayahmu". pahami sendiri ya.
kalau kau punya seorang pacar, silakan. tapi ingat, siapakah yang patutu kau cintai dengan sebenar cinta.
A: tentu ada, bahkan sudah sangat lama aku sangat mencintainya.
G : apakah dia cantik?
A: seperti bidadari.
G: pasti dia pacarmu kan?
A: menurutmu?
G: menurutku, pasti kekasihmu.
A: kalau bukan?
G: berarti kau tidak mencintainya
A: aku cinta pada kekasihku.
A: berarti kau selingkuh!, dasar laki-laki!
A: jika ingin menuduh jangan bertanya.
G: jadi siapa?
A: IBUKU!, SEBELUM AKU MENIKAH BAHKAN SESUDAH MENIKAHPUN AKU SANGAT MENCINTAI IBUKU, JIKA KELAK SEORANG GADIS MENERIMAKU SEBAGAI IMAMNYA, SALAH SYARAT YANG WAJIB IA PENUHI ADALAH JUGA MENCINTAI IBUKU, JIKA TIDAK, AKU TAK AKAN MENERIMANYA WALAUPUN AKU MENCINTAI GADIS TSB.
ku harap, kalau ada seorang lelaki yang bertanya sepura sebelum kau meniikah, lebih baik kau jawab "pria hebat dan genteng itu buka kau, tapi ayahku!"
G: tapi ayah jarang bertanya hal keadaanku, ibu yang setiap hari menelpon aku.
A: kau tahu, saat kau curhat pada ibumu, ayah sangat setia mendengar percakapanmu dengan ibu, wajahnya mungkin tampak biasa saja, tapi apakah kau tahu bagaimana resah hatinya terhadapmu. Rasulullah bersabda: "ceritakanlah masalahmu pada ibumu, ibumu, ibumu lalu ayahmu". pahami sendiri ya.
kalau kau punya seorang pacar, silakan. tapi ingat, siapakah yang patutu kau cintai dengan sebenar cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar