Selasa, 14 Januari 2014

Hujan Desember (perkenalan)

rintik-rintik ini menyejuk qalbu perindu
Percakapan malam tak lagi ada kesunyian
Aku menulis kidung tanda hati bermunajat
Hujan tanpa bianglala tersematkan

Adakah hatimu menyebut namaku sekali saja?
Kerap dikau membagi senyum, bahkan
Mengenang rapi tanda rasa itu
Engkau tak tahu

Rintik-rintik
Percakapan malam menyeru namamu
Rintik-rintik
Merindu
Rintik-rintik
Hujan jua telah membasahi qalbu
Rintik-rintik

Melihatmu sejak lama
Hingga kini tak ada dikau kenali aku?

Aku menunggu waktu
Sampai hujan berhenti
Dan kau tahu tentang percakapan batin


|| Tepi jalan Lamnyong 22. 52 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar