Senin, 13 Januari 2014

Genangan Matangkuli

Mengalir ke seluruh
Meluas tanpa arah
Meluap di setiap tapak
Matangkuli di sana air melapak

Kian lama ku jejaki seluruh
Jalan kampungku itu
Sampai hari ini genangan menghapusnya

Rintik-rintik turun sampai tak terhenti lagi
Lalu reda, si air itu menjadi banjir
Di kampungku Matangkuli

Banda Aceh, 1 Desember 2012
Rahmatsyah, Mahasiswa Gemasastrin 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar