Kelompok 147 Desa Cot Suruy
Ini bukan akhir dari cerita kami bersama anak-anak nakal yang kami
sayangi. Kami berhimpun di sini selama sebulan bukan bermaksud lain atau hanya
bersantai di”meunasah”, melainkan kami datang dari segala arah untuk berbagi
bersama suka-ria, segala yang kami bisa beri takkan disimpan, kami di sini
mengukir secerca kenangan.
Sebelum cerita bersama masyarakat dimulai, kami jua belum
berkenal-sapa, hari pertama temu kami adalah awal cerita singkat KKN sebulan
yang begitu menyenangkan, dalam menyusul segala program kerja, cara
bersosialisasi dan lain-lain telah kami perhitungkan. Salam hormat enam
mahasiswa KKN untuk masyarakat.
Dikebanyakan hari terik kami memula cerita dan tak kosong hari tanpa
tawa, canda dan pertengkaran. Inilah kami
berenam yang saat dipikir ulang tak ada yang waras seorangpun
sepertinya, ketua kelompok bernama lengkap Rahmatsyah,
kata anggotanya si ketua ini sarap, alias ketua sedeng, hobinya banyak cerita
tapi tak ada yang jelas imajinasi hebatnya belum tertandingin dalam kolompok
itu, walau apapun ceritanya ini ketua hebat, Fahrul Annas, si cowok kedua dalam kelompok 147 cot suruy, aku
sangat suka membuat cerita tentangny, terlebih cerita yang pailing sangat
sering ku karang adalah kisah cinta Ayat-ayat KKN. Ini cerita cinta segitiga bermuda kelompok kami.
Dan saya lebih suka bercerita daripada menulis bagi yang ingin tahu silakan
hubungi saya, hehe.
Banyak sekali cerita yang kami kenang selama satu bulan ini “dua
orang cowok dalam kelompok ini seperti sepuluh orang” kata uji dalam percakapan
kami ketika buka puasa bersama di Wong Solo, Fauziah nama lengkapnya ia kami panggil UMY dengan pasangannya
bernama BIBI alias Annas, inilah pemeran utama dalam cerita Ayat-ayat KKN Cot
Suruy, haha. Selanjutnya Ismaniar cewek
yang satu ini sering jadi bahan tertawaan kami, sebab ia orang yang susah marah
(menurutku) kami menertawainya ia menambah menertawai diri sendiri. Haha,
(dasar cewek sarap!). Cut Sinta
Alvionita si tukang ketawa. Wanita berkawat gigi ini tak pernah melewatkan
sedikit waktu pun bila hal yang lucu terlebih jika NIAR yang jadi korbannya,
hal tenaga kami hampir OFF dia pun semangat kalau masalah ketawa, (memang tak
ada yang waras dalam kelompok ini). Terakhir Yusnidar diantara kami semua, dia yang paling parah Yusmisterius,
hahaha! Si yus yang penuh dengan misterius dan paling jarang senyum (apalagi
ketawa). Ia seorang yang tak banyak bicara, kebanyakannya ia hanya bicara hal
yang penting saja dan yang menyakitkan saja.
Sebenarnya, masih ada seorang lagi kawan kami yang juga bagian dari
cerita Ayat-ayat KKN, namun sayang ia harus pindah ke Pulau Aceh. Jadi, kami
kurang lengkap satu orang. Mona Fatia
seorang lagi kawan kami yang tidak bisa melengkapi cerita ini sebab ia harus
pindah KKN ke Pulau Aceh. Bila ia ada mungkin Mona lah satu-satunya mahasiswa
waras diantara kami semua.
Salam Takzim teruntuk semuanya, mohon maaf atas segala kesalahan dan
khilaf yang kami perbuat selama kami berada di desa ini. Jika ada kebenaran yang
kami perbuat itu adalah datang dari Allah dan salah itu dari kami. Sebab kami
hanyalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan.
Salam
takzim kami,
Rahmatsyah
(Ketua Kelompok)
Fauziah
(Sekretaris)
Cut
Sinta Alvionita (Bendahara)
Fahrul
Annas (Anggota)
Ismaniar
(Anggota)
Yusnidar
(Anggota)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar